Cara Mengatur Hidup Biar Gak Serampangan

Jangan Multitasking

Padahal kita diharuskan untuk bisa multitasking tapi malah dilarang? Percayalah, hanya 2,5% orang yang dapat multitasking dengan efisien. Sebab saat melakukan multitasking, kita membagi perhatian kita pada dua hal (atau lebih) yang dikerjakan secara bersamaan. Inilah yang membuat kita kesulitan untuk fokus dan menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan akurat.

Coba Gunakan Metode Eisenhower Matrix

Hal termudah untuk memulai self management adalah dengan memprioritaskan pekerjaanmu yang penting dan mendesak. dengan menggunakan metode eisenhower matrix, kamu dapat mengkategorikan pekerjaanmu menjadi penting-mendesak, penting-tidak mendesak, tidak mendesak-penting, dan tidak penting-tidak mendesak.

Kunci dari teknik ini adalah menggunakan waktu secara efisien. Kalau kamu kebanyakan menggunakan waktu untuk pekerjaan yang mendesak dan penting, yang ada kamu akan stress dan burnout.

Jadi seimbangkanlah antara pekerjaan yang penting dan mendesak, dengan pekerjaan yang penting dan tidak mendesak.

Berani Bilang Tidak

Saat kamu sedang mengerjakan sesuatu yang penting, tiba-tiba kamu diajak temanmu untuk nongkrong untuk ngopi-ngopi bareng dan kamu langsung menyetujui ajakannya. Akibatnya, kamu terpaksa menunda pekerjaanmu. Pekerjaan yang seharusnya selesai lebih awal jadi tertunda karena kamu tidak menolak ajakan tersebut. Maka dari itu mulai tanamkan sikap percaya diri dan berani untuk menolak, demi kebaikan sendiri.

Tetap Waras

Supaya hidupmu seimbang dan ‘nggak gila’ adalah menjaga agar tetap ‘waras’ dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai. Ada kalanya kamu juga perlu ‘me time’ sambil duduk sejenak dan menikmati hidup agar jiwa dan ragamu kembali fokus untuk bekerja.

Jauhkan Distraksi

Pas lagi fokus-fokusnya, tiba-tiba notifikasi HP berbunyi. Otomatis tanganmu lansung meraih HP dan mengecek isi notifikasi tersebut. Setelah itu, sulit untuk kembali fokus bekerja nih.

Kalau kamu sering terdistraksi dengan hal-hal seperti itu, maka jaukanlah HPmu dalam waktu tertentu.

Kamu dapat menonaktifkan suara atau notifikasi selama jam kerja untuk menjagamu agar tetap fokus pada pekerjaan penting saat ini.

Tanggungjawab

Bukan 80%, ga boleh 90%. Pokoknya harus 100%. Sekali kamu merasa bertanggung jawab atas pekerjaanmu, maka kamu akan berkomitmen untuk menyelesaikannya. Begitu pula dengan dirimu sendiri. Saat kamu merasa bertanggung jawab pada dirimu, maka kamu juga bertanggung jawab untuk menjaga agar tubuh dan pikiranmu tetap sehat juga. Mudah, kan?

Semoga Bermanfaat!